YOTRadio: Taufik Basari

Kali ini gue ingin mengulas tentang Young On Top Radio, yang mudah-mudahan bisa selalu gue posting setiap minggu nya.
Di artikel sebelomnya gue kan jelasin waktu gue jadi host twitter Young On Top, gue juga live tweet acara YOTRadio. Young On Top Radio itu sebuah acara inspiring talk show gitu, yang dibawain sama Billy Boen. Acaranya mengundang orang2 yang sukses di usia muda, dan mereka memiliki value2 untuk dibagikan kepada pendengar. Acara ini rutin setiap Rabu jam 7 malam di 95.1 Kis FM Jakarta. Buat kalian yang mau dengerin, ngga akan nyesel karena akan ada banyak pelajaran yang bisa diambil.

Sekarang, gue mau sharing apa aja pelajaran yang gue dapetin dari narasumber YOTRadio kemarin, yaitu Taufik Basari. Beliau adalah founder Taufik Basari & Associates. Nama kerennya TB n A. Pria yg akrab disapa Tobas ini lulusan Master Hukum di Amerika Serikat. Pendidikan S1 nya, ia mengambil jurusan hukum dan filsafat. Nah ada yang sedikit menarik disini. Tobas mengambil jurusan hukum terlebih dahulu, lalu ketika lulus, baru mengambil jurusan filsafat. Mungkin orang2 akan bingung, kenapa sudah punya gelar sarjana hukum kok masih mau kuliah di filsafat? S1 juga lagi, bukan S2. Hal ini karena Tobas berpendapat “Filsafat itu ibu dari segala ilmu. Dengan belajar filsafat, saya bisa masuk ke segala bidang ilmu lainnya.”

Ada beberapa pelajaran yang bisa saya ambil dari dia.
1. Mulailah untuk selalu berpikir positif. Ketika ada masalah, cobalah untuk melihat sisi positif dari masalah tersebut. Ketika kita hanya melihat dari sisi negatifnya, kita akan semakin pesimis menghadapi masalah tersebut. Bukannya terselesaikan, justru akan tambah semakin parah. Berpikir positif juga bukan hanya ketika menghadapi masalah, tetapi juga dalam menjalani kehidupan sehari2. Bertemu dengan orang2, berteman, networking, mulailah dari berpikir positif.

2. Pentingnya berbagi. Ada satu kalimat yang keluar dari mulutnya “Kalau hidup hanya untuk diri sendiri, apalah artinya hidup ini?” Kita harus berbagi dalam hidup ini. Dan untuk berbagi itu harus punya modal. Modalnya adalah ilmu, karena ilmu nggak akan pernah habis kalo dibagikan ke orang lain. Berbeda dengan materi, yg akan habis kalo terus dibagikan ke orang lain. Jika kita punya ilmu yang cukup, akan sangat berguna kalau kita bisa berbagi. Tobas juga bilang “Kalau kita punya ilmu tapi ngga berbagi, berarti kita egois. Apa yang saya dapatkan ini sebagian punya orang lain, karena banyak orang yang tidak seberuntung saya.” Berbagi juga merupakan bentuk dari rasa syukur akan apa yang sudah kita dapatkan. “Alangkah bahagianya saya jika saya bisa berbagi dengan orang lain.”

3. Belajar dari lingkungan sekitar. Tanpa kita sadari, lingkungan sekitar menyimpan banyak sekali ilmu. Hanya saja terkadang kita kurang peka melihat ilmu tersebut, sehingga kita tidak bisa mempelajari ilmu tersebut. Cobalah untuk lebih peka melihat sekeliling, karena banyak pelajaran berharga yang bisa kita dapat, yang tidak bisa kita dapatkan dalam pendidikan formal.

Terakhir, ada satu kalimat yang bikin gue sedikit merinding. Ini gatau karena gue lebai atau emang kalimatnya luar biasa.

“Arti sebuah sebuah kenyamanan bagi saya adalah ketika kita bisa membahagiakan orang lain.”

Keep inspiring :)

Cheerio :D

Posted by @vilisarnie

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s