Krida Art Group (Part-4): Festival di Zeeland Seaports

boats-port-sailing-ships-harbor

Sluiskil menjadi kota kecil yang menyenangkan dan menenangkan bagi saya. Beberapa hari di sini saya sudah mulai hafal jalan, paling tidak jalan dari rumah ke venue, sebuah gedung yang sering kami jadikan tempat berkumpul bernama Meulenhaat. Kalau dari rumah mau menuju Meulenhaat, kami selalu melewati Snow Base. Snow Base itu adalah sebuah venue untuk main Ski atau snow board. Waktu itu, Snow Base masih dalam tahap finishing atau udah mulai beroperasi tapi baru sebentar gitu saya lupa, dan Erik sangat antusias dengan Snow Base itu. Dia ingin sekali bisa segera main di situ, tapi belum dikasih sama orang tuanya. Pengen banget katanya main snow board. Later, I’ll tell you who he is nowadays. Very cool!

Selama di Sluiskil, selain manggung di Indonesia Night dan di beberapa sekolah, kami juga mengikuti sebuah festival di Zeeland Seaports. Ini adalah pelabuhan yang dimiliki propinsi Zeeland. Tapi saya lupa banget nama festivalnya apa. Ada beberapa Negara yang ikut serta dalam festival ini. Festival ini pun diselenggarakan selama beberapa hari, dengan jadwal manggung kami yang hampir setiap hari.

Karena festival tersebut diselenggarakan selama beberapa hari dan kami manggung hampir setiap hari, maka dalam festival itu kami menampilkan semua jenis tarian dan juga angklung. Daftar lengkap pertunjukan kami adalah Tari Rampai Aceh, Tari Kecak Bali, Tari Riau, Tari Jaipong, Tari Jejer, Tari Dolalak, Tari Sajojo Irian, Rampak Gendang, dan Angklung.

Tari Rampai Aceh

Tari Rampai Aceh

Tari Riau

Tari Riau

Angklung

Angklung

Tari Dolalak

Tari Dolalak

Kegiatan-kegiatan di festival ini selain mangung, juga ada semacam workshop kecil. Di sela-sela pertunjukan atau di kala waktu sedang kosong, kami bisa belajar tarian dari Negara lain. Mereka mengajari, dan kami mencoba mengikuti. Satu workshop yang saya ingat ketika itu saya mencoba belajar gerakan tari salsa. Tapi saya lupa itu yang ngajarin dari Negara mana haha. Pastinya dari Negara latin sih. Cukup menyenangkan, tapi sekarang udah lupa gimana caranya salsa haha.

Festival di Zeeland Seaports ini jadwalnya tidak terlalu padat. Terkadang kami datang pagi hari, tapi kebagian manggung di siang hari. Jadi cukup banyak waktu senggang selama festival. Dan di waktu senggang itu kami gunakan untuk jalan-jalan di sekitar pelabuhan. Ini yang saya suka!

ANGIN LAUT ITU TIADA HENTI MENERPAKU. TERKADANG KASAR, TERKADANG LEMBUT. TERKADANG MEREPOTKAN, TERKADANG MENGHANYUTKAN. AH, AKU INGIN TINGGAL LEBIH LAMA DI SINI.

Lingkungan pelabuhannya jauh banget berbeda dengan lingkungan pelabuhan di Indonesia. Di Zeeland Seaports ini lingkungannya super bagus! Bersih, rapi, teratur, asyik buat nongkrong. Pelabuhan ini sebenarnya tidak terlalu sibuk. Dan letaknya dibagi antara pelabuhan untuk komersil dan pelabuhan untuk yang lebih pribadi. Di pelabuhan itu bersandar kapal-kapal pesiar kecil dan juga kapal nelayan kecil.

IMG_0037

Di lingkungan pelabuhan tersebut juga terdapat pertokoan, pusat perbelanjaan, restoran, bar, café, dan hotel. Enak banget buat jalan-jalan di situ, nongkrong cantik, apalagi angin laut nya terasa banget. Here are some photos….of me yang kebanyakan nampang. Haha.

IMG_0024 IMG_0025 IMG_0026 IMG_0028IMG_0047IMG_0042IMG_0029

Selama festival di Zeeland Seaports ini kami juga berkesempatan naik Tug Boat keliling perariran sekitar pelabuhan. Yaa, cuma gitu ajaa sih, muter-muter aja di laut haha. Dan selama festival, hampir tiap hari kami pulang pas matahari terbenam. Which is itu sekitar jam 8 – 9 malem. Dan hampir selalu jadi yang paling terakhir dijemput sama Guess Parents. Agak kesel juga sih waktu itu hahaha.

Jalan-jalan nya di Part-5 aja yaa :)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s