Musim Gugur

pexels-photo-133262Saat aku berjalan, sinarnya merasuk diantara celah-celah dedaunan.

Aku bersenandung sebuah lagu cinta, seraya kakiku menginjak dedaunan musim gugur. Satu daun, dua daun, tiga daun, dan daun-daun lainnya. Mereka tak memberi bunyi yang sama.

Dan dia di sini, mendampingi langkahku. Mengenalkanku pada dunia yang tak kuketahui sebelumnya. Membawaku pada hal baru, yang isinya bukan hanya hitam dan putih.

Tinggal lah di sini. Aku tak mau lagi hanya menghirup wangimu dari bantal kosong, yang biasa kau sandari ketika gelap datang, hingga terang menyapa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s